Welcome, Selamat Datang, Ahlan Wa Sahlan

Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, semoga bisa menambah relasi pertemanan dan mengikat tali silaturahmi. Blog ini berisi penuh cerita tentang dunia menulis, kuliner, crafting, islamic, pendidikan dan gardening. Sungguh senang jika anda berkenan meninggalkan jejak dan pesan di blog ini. Selamat membaca, semoga bermanfaat:D.

Selasa, 07 Januari 2014

TIPS MELEMASKAN BAHAN DENIM / JEANS

Beberapa kerabat bahkan tak percaya kalau saya justru lebih puas berbelanja kain di kota kelahiran saya. Begitu banyak jenis kain dengan aneka corak mudah saya dapatkan. Di Jakarta, walah-walah....susah sekali cari bahan kain untuk pakaian. Tak semua pasar menyediakan kain bahan. Jikapun ada sangat terbatas jumlah dan jenisnya. Anehnya lagi, kain bisa kita beli dengan menawar, beda dengan toko kain di kota saya yang harganya selalu dipasang pas.

Di Jakarta lebih mudah mencari baju jadi daripada kain bahan. Namun, kadang keinginan saya membuat baju sendiri tak terbendung. Bagaimana tidak, seringkali baju yang ada di pasaran tak muat di badan saya, kalau tidak begitu selera modelnya tak sehati dengan cita rasa yang biasanya saya pilih.

Beberapa waktu lalu, akhirnya saya berkeliling mencari bahan di sekitar daerah Tanjung Priok tempat saya tinggal, dari Pasar Warakas, Pasar Bahari, Pasar Sungai Bambu, Pasar Ular hingga Pasar Koja dekat Plaza Koja. Hasilnya nihil. 

Akhirnya saya dapat informasi adanya di Pasar Koja Baru seberang Jakarta Islamic Center. Menurut informasi, kalau ingin lebih besar lagi silahkan mencari  di Pasar Baru dan Tanah Abang. Di pasar Koja Baru hanya 2 toko yang menjual kain, di sini kita bisa tawar menawar harga kain. Pilihan jenis kain terbatas dan toko kain tak sebesar toko kain di kota kelahiran saya, Blitar.

Beberapa kali ke tanah Abang tak juga saya menemukan penjual kain, yang saya temukan selama ini adalah penjual pakaian jadi. Namun beberapa hari lalu tak sengaja saya lewat Blok A di bagian UG. Subhanallah ternyata banyak penjual kain aneka jenis di sana. Harganya juga miring. Kain dijual doengan ukuran meteran ataupun kiloan. Saya sempat membeli kain denim tipis dengan harga Rp.15.000.00. Wow murah sekali kan. Kain itu bisa saya jahit menjadi rok panjang untuk saya sendiri. Padahal harga rok denim/jeans di Tanah Abang bisa Rp.80.000,00. Dan di Pasar atau mall bisa ratusan ribu rupiah. Wow menjahit sendiri itu memang bikin hemat.



Nah, masalahnya kain denim/ jeans itu aslinya sangat kaku. Tetangga saya yang kerja di konveksi celana bercerita kalau kain denim di tempatnya bekerja, biasanya di washing dulu sebelum dijahit. Tak jelas, washing itu maksudnya apa. Kalau hanya dicuci seperti biasa masalahnya ternyata hasilnya masih sangat kaku, kurang nyaman bila dipakai. Nah, Alhamdulillah kini saya temukan formulanya dan ingin saya bagi buat Anda. Caranya yaitu sebagai berikut :
  1. Rendam pakaian berbahan denim/ jeans tersebut dengan campuran deterjen (apa saja, tapi saya sarankan yang tidak panas dan lembut) dan 3 sendok makan cuka.
  2. Rendam selama 30 Menit dan setelah itu bisa anda cuci seperti biasa.
  3. Silahkan anda jemur sampai benar-benar kering dan saat kering silahkan anda setrika dan rasakan perbedaan pada kain denim/ eans kesayangan anda.
Oke, semoga  catatan kecil ini bisa berguna dan bermanfaat bagi anda yang memiliki kain denim/ jeans ya :)

3 komentar:

  1. Benar sekali tentang yang anda share kan bro. Denim emang sangat superior apalagi Selvedge Denim.Raisha Pasya adalah salah satu adek saya yang suka denim. Saya memberi pengertian kepadanya.

    Kalau pengen cari Selvedge Denim bisa check di Bahan Denim Bro. Made To Order

    BalasHapus
  2. dapat kain denim di jakarta daerah mana bang?

    BalasHapus