Kecambah
Welcome, Selamat Datang, Ahlan Wa Sahlan
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, semoga bisa menambah relasi pertemanan dan mengikat tali silaturahmi. Blog ini berisi penuh cerita tentang dunia menulis, kuliner, crafting, islamic, pendidikan dan gardening. Sungguh senang jika anda berkenan meninggalkan jejak dan pesan di blog ini. Selamat membaca, semoga bermanfaat:D.
Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, semoga bisa menambah relasi pertemanan dan mengikat tali silaturahmi. Blog ini berisi penuh cerita tentang dunia menulis, kuliner, crafting, islamic, pendidikan dan gardening. Sungguh senang jika anda berkenan meninggalkan jejak dan pesan di blog ini. Selamat membaca, semoga bermanfaat:D.
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 Desember 2015
Sabtu, 01 Agustus 2015
HIDUP BAHAGIA BERSAMA MERTUA
Ditujukan buat para menantu....tetapi lebih ditujukan buat diriku sendiri....
Copas dr teman yg baik hati....
Seburuk apapun mertua.. aku selalu ingat bahwa..
Dia..adalah wanita yg mngandung suamiku dalam kepayahan selama 9bln..
Dia..adalah wanita yg air susunya menjadi makanan pertama bagi suamiku..
Dia..ialah wanita yg mendidik dan membesarkan suamiku, yg mngajarkan kepada suamiku akhlaq sehingga aku nyaman di sisi suamiku.
Aku..ga pernah keluar uang sepeserpun untuk nyekolahin suamiku.. hingga ia dapat ijazah, yg sekarang ijazah itu ia gunakan utk mencari nafkah..untuk menafkahi aku!!
Aku..ga sedikitpun mendidik suamiku hingga kini ia jadi pria yg penuh tanggungjawab.. dan aku merasakan bahagia menjadi istrinya.
Setelah pengorbanannya yg bertubi tubi.. anak laki lakinya menikah denganku.. dia bagi kasih sayang anaknya denganku..
Cemburu?? Pasti dia cemburu..aku wanita asing, yg kini selalu disayang2 oleh anak laki lakinya..
Harta anak laki lakinya tercurah untuk kunikmati..padahal ia yg melahirkan..membesarkan dan mendidik..
Aku memahami cemburu itu.. walau aku pun merasakan cemburu ketika suamiku lebih memihak mertuaku..
Aku bukan malaikat yg ga pernah jengkel dgn mertuaku,, dan mertuaku pun bukan malaikat yg selalu kubela.
Adakalanya aku marah..cemburu dan sakit hati,,
Namun aku ingat semua jasanya pada suamiku.. jasa yg sampai akhir hayatpun aku ngga akan mampu membayarnya..
Pada ujung tangisku.. terngiang nasehat ibundaku tercinta..
"Nak.. dukunglah suamimu utuk berbakti pada ibunya.. jangan suruh ia memilih antara kau dan ibunya.
Karena.. kelak kau akan merasakan bagaimana sakitnya diperlakukan seperti itu oleh anak laki lakimu..
Apa yg kau lakukan pada mertuamu..akan dilakukan pula oleh menantumu.. segala sesuatu pasti ada timbal baliknya"..
Dan tangisku makin deras..
Oh suamiku.. bahagiakanlah org tuamu semampumu..
Semoga kelak anak2 kita pun membahagiakan kita, sebagai balasan baktimu pd orang tuamu.
Mumpung mereka masih hidup.. belum tentu pula mereka masih bisa ngrepotin kita 10th ke depan.
Ga lama.. tapi balasannya adalah syurga.
Copas dr teman yg baik hati....
Seburuk apapun mertua.. aku selalu ingat bahwa..
Dia..adalah wanita yg mngandung suamiku dalam kepayahan selama 9bln..
Dia..adalah wanita yg air susunya menjadi makanan pertama bagi suamiku..
Dia..ialah wanita yg mendidik dan membesarkan suamiku, yg mngajarkan kepada suamiku akhlaq sehingga aku nyaman di sisi suamiku.
Aku..ga pernah keluar uang sepeserpun untuk nyekolahin suamiku.. hingga ia dapat ijazah, yg sekarang ijazah itu ia gunakan utk mencari nafkah..untuk menafkahi aku!!
Aku..ga sedikitpun mendidik suamiku hingga kini ia jadi pria yg penuh tanggungjawab.. dan aku merasakan bahagia menjadi istrinya.
Setelah pengorbanannya yg bertubi tubi.. anak laki lakinya menikah denganku.. dia bagi kasih sayang anaknya denganku..
Cemburu?? Pasti dia cemburu..aku wanita asing, yg kini selalu disayang2 oleh anak laki lakinya..
Harta anak laki lakinya tercurah untuk kunikmati..padahal ia yg melahirkan..membesarkan dan mendidik..
Aku memahami cemburu itu.. walau aku pun merasakan cemburu ketika suamiku lebih memihak mertuaku..
Aku bukan malaikat yg ga pernah jengkel dgn mertuaku,, dan mertuaku pun bukan malaikat yg selalu kubela.
Adakalanya aku marah..cemburu dan sakit hati,,
Namun aku ingat semua jasanya pada suamiku.. jasa yg sampai akhir hayatpun aku ngga akan mampu membayarnya..
Pada ujung tangisku.. terngiang nasehat ibundaku tercinta..
"Nak.. dukunglah suamimu utuk berbakti pada ibunya.. jangan suruh ia memilih antara kau dan ibunya.
Karena.. kelak kau akan merasakan bagaimana sakitnya diperlakukan seperti itu oleh anak laki lakimu..
Apa yg kau lakukan pada mertuamu..akan dilakukan pula oleh menantumu.. segala sesuatu pasti ada timbal baliknya"..
Dan tangisku makin deras..
Oh suamiku.. bahagiakanlah org tuamu semampumu..
Semoga kelak anak2 kita pun membahagiakan kita, sebagai balasan baktimu pd orang tuamu.
Mumpung mereka masih hidup.. belum tentu pula mereka masih bisa ngrepotin kita 10th ke depan.
Ga lama.. tapi balasannya adalah syurga.
Selasa, 07 Januari 2014
TIPS MELEMASKAN BAHAN DENIM / JEANS
Beberapa kerabat bahkan tak percaya kalau saya justru lebih puas berbelanja kain di kota kelahiran saya. Begitu banyak jenis kain dengan aneka corak mudah saya dapatkan. Di Jakarta, walah-walah....susah sekali cari bahan kain untuk pakaian. Tak semua pasar menyediakan kain bahan. Jikapun ada sangat terbatas jumlah dan jenisnya. Anehnya lagi, kain bisa kita beli dengan menawar, beda dengan toko kain di kota saya yang harganya selalu dipasang pas.
Di Jakarta lebih mudah mencari baju jadi daripada kain bahan. Namun, kadang keinginan saya membuat baju sendiri tak terbendung. Bagaimana tidak, seringkali baju yang ada di pasaran tak muat di badan saya, kalau tidak begitu selera modelnya tak sehati dengan cita rasa yang biasanya saya pilih.
Beberapa waktu lalu, akhirnya saya berkeliling mencari bahan di sekitar daerah Tanjung Priok tempat saya tinggal, dari Pasar Warakas, Pasar Bahari, Pasar Sungai Bambu, Pasar Ular hingga Pasar Koja dekat Plaza Koja. Hasilnya nihil.
Akhirnya saya dapat informasi adanya di Pasar Koja Baru seberang Jakarta Islamic Center. Menurut informasi, kalau ingin lebih besar lagi silahkan mencari di Pasar Baru dan Tanah Abang. Di pasar Koja Baru hanya 2 toko yang menjual kain, di sini kita bisa tawar menawar harga kain. Pilihan jenis kain terbatas dan toko kain tak sebesar toko kain di kota kelahiran saya, Blitar.
Beberapa kali ke tanah Abang tak juga saya menemukan penjual kain, yang saya temukan selama ini adalah penjual pakaian jadi. Namun beberapa hari lalu tak sengaja saya lewat Blok A di bagian UG. Subhanallah ternyata banyak penjual kain aneka jenis di sana. Harganya juga miring. Kain dijual doengan ukuran meteran ataupun kiloan. Saya sempat membeli kain denim tipis dengan harga Rp.15.000.00. Wow murah sekali kan. Kain itu bisa saya jahit menjadi rok panjang untuk saya sendiri. Padahal harga rok denim/jeans di Tanah Abang bisa Rp.80.000,00. Dan di Pasar atau mall bisa ratusan ribu rupiah. Wow menjahit sendiri itu memang bikin hemat.
Nah, masalahnya kain denim/ jeans itu aslinya sangat kaku. Tetangga saya yang kerja di konveksi celana bercerita kalau kain denim di tempatnya bekerja, biasanya di washing dulu sebelum dijahit. Tak jelas, washing itu maksudnya apa. Kalau hanya dicuci seperti biasa masalahnya ternyata hasilnya masih sangat kaku, kurang nyaman bila dipakai. Nah, Alhamdulillah kini saya temukan formulanya dan ingin saya bagi buat Anda. Caranya yaitu sebagai berikut :
Di Jakarta lebih mudah mencari baju jadi daripada kain bahan. Namun, kadang keinginan saya membuat baju sendiri tak terbendung. Bagaimana tidak, seringkali baju yang ada di pasaran tak muat di badan saya, kalau tidak begitu selera modelnya tak sehati dengan cita rasa yang biasanya saya pilih.
Beberapa waktu lalu, akhirnya saya berkeliling mencari bahan di sekitar daerah Tanjung Priok tempat saya tinggal, dari Pasar Warakas, Pasar Bahari, Pasar Sungai Bambu, Pasar Ular hingga Pasar Koja dekat Plaza Koja. Hasilnya nihil.
Akhirnya saya dapat informasi adanya di Pasar Koja Baru seberang Jakarta Islamic Center. Menurut informasi, kalau ingin lebih besar lagi silahkan mencari di Pasar Baru dan Tanah Abang. Di pasar Koja Baru hanya 2 toko yang menjual kain, di sini kita bisa tawar menawar harga kain. Pilihan jenis kain terbatas dan toko kain tak sebesar toko kain di kota kelahiran saya, Blitar.
Beberapa kali ke tanah Abang tak juga saya menemukan penjual kain, yang saya temukan selama ini adalah penjual pakaian jadi. Namun beberapa hari lalu tak sengaja saya lewat Blok A di bagian UG. Subhanallah ternyata banyak penjual kain aneka jenis di sana. Harganya juga miring. Kain dijual doengan ukuran meteran ataupun kiloan. Saya sempat membeli kain denim tipis dengan harga Rp.15.000.00. Wow murah sekali kan. Kain itu bisa saya jahit menjadi rok panjang untuk saya sendiri. Padahal harga rok denim/jeans di Tanah Abang bisa Rp.80.000,00. Dan di Pasar atau mall bisa ratusan ribu rupiah. Wow menjahit sendiri itu memang bikin hemat.
Nah, masalahnya kain denim/ jeans itu aslinya sangat kaku. Tetangga saya yang kerja di konveksi celana bercerita kalau kain denim di tempatnya bekerja, biasanya di washing dulu sebelum dijahit. Tak jelas, washing itu maksudnya apa. Kalau hanya dicuci seperti biasa masalahnya ternyata hasilnya masih sangat kaku, kurang nyaman bila dipakai. Nah, Alhamdulillah kini saya temukan formulanya dan ingin saya bagi buat Anda. Caranya yaitu sebagai berikut :
- Rendam pakaian berbahan denim/ jeans tersebut dengan campuran deterjen (apa saja, tapi saya sarankan yang tidak panas dan lembut) dan 3 sendok makan cuka.
- Rendam selama 30 Menit dan setelah itu bisa anda cuci seperti biasa.
- Silahkan anda jemur sampai benar-benar kering dan saat kering silahkan anda setrika dan rasakan perbedaan pada kain denim/ eans kesayangan anda.
Oke, semoga catatan kecil ini bisa berguna dan bermanfaat bagi anda yang memiliki kain denim/ jeans ya :)
Langganan:
Postingan (Atom)
